Lewati ke konten
bangga berbusana muslimAkun & pesanan →

Berpakaian Terbaik Saat ke Masjid

admin • Oktober 13, 2026 • 2 menit baca

Masjid adalah rumah Allah, tempat seorang hamba berdiri menghadap Rabb-nya. Maka wajar jika seorang muslim datang dengan penampilan yang paling layak: bersih, rapi, wangi, dan menutup aurat dengan sempurna.

Dalil dari Al-Qur’an

Allah Ta’ala berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Ayat ini memerintahkan kita memakai zinah (pakaian yang pantas dan baik) setiap memasuki masjid. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa perintah ini mencakup menutup aurat dan berpenampilan baik saat beribadah. Ujung ayatnya mengingatkan agar tidak berlebih-lebihan.

Dalil dari Sunnah

1. Allah mencintai keindahan. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ

“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.” (HR. Muslim no. 91)

Dalam hadis ini beliau menjelaskan bahwa kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia, bukan menyukai pakaian dan sandal yang bagus.

2. Allah suka melihat bekas nikmat-Nya pada hamba. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ أَنْ يَرَى أَثَرَ نِعْمَتِهِ عَلَى عَبْدِهِ

“Sesungguhnya Allah suka melihat bekas nikmat-Nya pada hamba-Nya.” (HR. Tirmidzi no. 2819, dinilai hasan, dan dishahihkan oleh Al-Albani)

3. Pakaian khusus untuk Jumat. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak mengapa seseorang di antara kalian, jika ia mampu, memiliki dua pakaian untuk hari Jumat selain pakaian kerjanya.” (HR. Abu Dawud no. 1078 dan Ibnu Majah no. 1095, dishahihkan oleh Al-Albani)

4. Adab menuju shalat Jumat. Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda bahwa orang yang mandi pada hari Jumat, bersuci semampunya, memakai minyak rambut atau wewangian dari rumahnya, lalu berangkat tanpa memisahkan dua orang yang duduk berdekatan, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam saat imam berkhutbah, maka diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya. (HR. Bukhari no. 883)

Batasan yang Perlu Diperhatikan

Berpakaian terbaik bukan berarti berlebihan atau pamer:

  • Terbaik bukan berarti termahal. Yang dimaksud adalah yang paling bersih, rapi, sopan, dan sesuai kemampuan. Allah melarang israf (berlebih-lebihan) dalam QS. Al-A’raf: 31.
  • Menutup aurat dan tidak isbal bagi laki-laki. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa bagian sarung yang melebihi mata kaki berada di neraka (HR. Bukhari no. 5787).
  • Laki-laki dilarang memakai sutra murni dan emas (HR. Bukhari dan Muslim).
  • Menjauhi bau yang mengganggu. Rasulullah ﷺ melarang orang yang baru makan bawang putih atau bawang merah mendekati masjid, karena malaikat terganggu oleh apa yang mengganggu manusia (HR. Bukhari no. 855 dan Muslim no. 564).
  • Meluruskan niat. Berpakaian baik adalah bentuk pengagungan terhadap rumah Allah dan ibadah kepada-Nya, bukan untuk dipuji manusia.

Penutup

Menyiapkan pakaian terbaik, mandi, dan memakai wewangian sebelum ke masjid adalah bagian dari memuliakan syiar Allah. Semoga setiap langkah kita ke masjid dicatat sebagai amal shalih, dan penampilan lahiriah kita mencerminkan ketundukan hati kepada-Nya.

Produk Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *